Tabulating Machine 1884 | Mesin Tabulasi Herman Hollerith (IBM)

Mesin tabulasi (Tabulating Machine) adalah mesin elektromekanis yang dirancang untuk membantu dalam meringkas informasi yang tersimpan pada kartu berlubang yang lebih dikenal dengan istilah  "Punch Card". Mesin ini diciptakan oleh Herman Hollerith, dan dikembangkan seabagai alat bantu dalam memproses data pada sensus data penduduk AS di tahun 1890. Mesin ini kemudian berkembang dan banyak digunakan, tidak sekedar pada sensus,  tetapi juga digunakan sebagai aplikasi bisnis seperti akuntansi dan kontrol inventaris.

Herman Hollerith (29 Februari 1860 - 17 November 1929) adalah seorang pengusaha, penemu, dan ahli statistik Amerika yang mengembangkan mesin tabulasi elektromekanis untuk kartu berlubang untuk membantu meringkas informasi dan, kemudian, dalam akuntansi. Penemuannya tentang mesin tabulasi "Punch Card", dipatenkan pada tahun 1884, ini menandai dimulainya era sistem pemrosesan data semi otomatis , dan konsepnya mendominasi selama hampir seabad.

Hollerith mendirikan sebuah perusahaan yang digabung dengan beberapa perusahaan lain untuk membentuk Computing Tabulating Recording Company. Pada tahun 1924, perusahaan ini berganti nama menjadi "International Business Machines" (IBM) dan menjadi salah satu perusahaan terbesar dan paling sukses di abad ke-20. Hollerith dianggap sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam bidang pengembangan pemrosesan data. Istilah " Super Computing " digunakan oleh surat kabar New York World pada tahun 1931 untuk merujuk pada tabulator besar yang dibuat khusus oleh IBM untuk Universitas Columbia.

Hollerith awalnya melakukan bisnis dengan namanya sendiri, bernama The Hollerith Electric Tabulating System, yang mengkhususkan diri dalam peralatan pemrosesan data kartu. Ia menyediakan tabulator dan mesin lain di bawah kontrak untuk Kantor Biro Sensus, yang digunakan pada sensus 1890. Efiseinsi penghitungan yang dihasilkan oleh mesin tabulasi memberi banyak perubahan dibanding  data sensus 1880. Kemampuan mesin tabulasi Hollerith dapat mempersingkat proses sensus yang dibutuhkan, untuk menangani besarnya populasi penduduk, dari delapan tahun proses sensus pada 1880 menjadi enam tahun untuk sensus 1890.

Perusahaan Hollerith Electric Tabulating System berganti nama menjadi Tabulating Machine Company 1905. Banyak biro sensus besar di seluruh dunia tak terkecuali perusahaan-perusahaan asuransi besar menyewa mesin tabulasi Hollerith  dan membeli kartunya. Mesin Hollerith digunakan untuk sensus di Inggris, Italia, Jerman, Rusia, Austria, Kanada, Prancis, Norwegia, Puerto Riko, Kuba, dan Filipina.

Pada tahun 1911 empat perusahaan, termasuk perusahaan Hollerith, digabung untuk membentuk perusahaan kelima, bernama Computing Tabulating Recording Company (CTR). Di bawah kepresidenan Thomas J. Watson , CTR berganti nama menjadi International Business Machines Corporation (IBM) pada tahun 1924. Pada tahun 1933, Nama Tabulating Machine Company telah menghilang ketika anak perusahaannya digabungkan dengan IBM.