Mengoptimalkan SEO Blog dengan Google Tag Manager (GTM)

 

GTM
Google Tag Manager: Speed, Consolidation, Workflow

Materi Tips kali ini adalah tentang Mengoptimalkan SEO Blog dengan memanfaatkan Google Tag Manager (GTM). 

Seperti 4 produk Google sebelumnya,  Google Tag Manager merupakan produk Google yang bermanfaat untuk optimalisasi SEO blog/web, GTM merupakan bagian dari platform Google Analytics. Tidak perlu ragu, langsung saja  Daftar dan Buatlah Akun Google Tag Manager melalui link berikut: https://tagmanager.google.com/

Setelah Halaman GTM terbuka - pada Tab Admin - Account Setup:
- Kolom Account Name : Isi dengan Nama Blog anda, misal : Teemates
- Kolom Country : Isi Dengan Indonesia atau biarkan default.

Container Setup
- Container name : isi dengan Alamat Blog anda,  misal : www.teemates.blogspot.com
- Target platform : Pilih dan Click Web (for use on desktop and mobile web pages)
- Selanjutnya click tombol Create

Jreng! tampil Form Google Tag Manager Terms of Service Agreement (perjanjian layanan...), dibaca dulu boleh, klo saya langsung checked I Accept dan langsung tekan tombol YES! (Urusan gimana nanti dah 😂).
  • Selanjutnya akan muncul Form Pop-up dengan 2 kolom berisi Script (2 Snippet Codes).
  • Copy snippet di kolom pertama dulu. Tinggalkan (Tapi jangan di-close Tab browsernya).
  • Buka www.blogger.comBlogger HTML Editor anda dan sematkan/paste kode snippet tadi di bawah tag <head>, lalu Save templates blog anda.
  • Jika terjadi error The reference to entity “l” must end with the ‘;’ delimiter
  • Cukup modif kode &l (berwarna merah) dengan kode &amp;l (Solved Guarantee😎)
  • Buka kembali ke halaman Google Tag Manager
  • Sekarang Copy Snippet yang berada di Kolom Kedua. Tinggalkan lagi...
  • Balik lagi ke Blogger HTML Editor, kali ini sematkan/paste di bawah tag <body>, Save lagi templates blog anda. Selanjutnya.......................
  • Balik lagi ke halaman Google Tag Manager (GTM) (inget bolak balik ke Toilet LOL. 😅)
  • Kali ini menuju menu Tags (tepatnya di bawah menu Overview Guys), Click menu Tags tersebut, untuk mengaktifkan tombol New,  Selanjutnya click tombol New.
  • Jreng! Jreng! Jreng! akan muncul Form Untitled Tag dengan 2 Opsi antara lain: 1. Tag Configuration,  2. Triggering (Pilih yg mana coba?)
  • Benar, pilih yang pertama dulu; Tag Configuration! setup untuk opsi Triggering dilakukan setelah Setup Tag Configuration selesai dengan baik.
  • Jreng Lagi! muncul Sub Form dengan deretan list produk google dan  produk/fitur dari 3rd party (non-google) lainnya seperti Twitter, Pinterest dan LinkedIn yang dapat di-tracking dengan GTM dan Google Analytics. (pilih yang mana coba?)
  • Dalam kondisi ini sebaiknya pilih Google Analytics : Universal Analytics (Google Marketing Flatform) urutan teratas.
  • Pada Track Type: Pilih Page View
  • Google Analytics Settings: Pilih New Variable
  • Akan tampil Sub-Form Variable Configuration di bawahnya terdapat title Tracking ID dengan kolom yang masih kosong. Mau diapain coba?  Sampai disini cuekin aja dulu.
  • Sekarang buka Halaman Google Analytics: https://analytics.google.com/analytics/ untuk mengambil Tracking ID Analytics Web/blog anda yang sebelumnya telah dibuat.
  • Google Analytics | Click Settings - Account Settings - click Pada Menu </> Tracking Info: disitu terdapat Tracking ID Web anda. contoh Tracking ID : UA-180728749-1 | Copy Tracking ID tersebut.
  • Kembali ke halaman Google Tag Manager - Variable Configuration.
  • Untuk melanjutkan pastekan Tracking ID yang tadi di-copy di kolom kosong Variable Configuration - Tracking ID. dan click Tombol Save.
  • Jreng...! akan keluar mini form Rename Variable (Boleh ganti nama, boleh juga lanjutkan). Click tombol Save di bawahnya. Sampai disini setup Tag Configuration selesai.
  • Selanjutnya fokus pada opsi Triggering .... clik Opsi Triggering.
  • Pada sub Form yang muncul click pada list All Page selanjutnya click Save.
  • Dengan menyelesaikan seluruh tahapan setup diatas akan memicu (triggering) Google Tag Manager dan Google Analytics, untuk melakukan pelacakan/Tracking pada seluruh aktifitas/traffic yang terkait dengan web/blog kita.  
Tips selanjutnya masih mengenai Konfigurasi Google Tag Manager - Conversion Linker.
Berikut adalah cara untuk mengaktifkan fitur Conversion Linker GTM:
  • Pada menu Tags GTM. Buatlah trigger Tag baru dengan click pada tombol New (Kanan Atas).
  • Seperti sebelumnya akan muncul sub-form berisi banyak Produk Google. Tapi kali ini pada list products/fitur kita pilih  Conversion Linker.
  • Pada Tag Configuration - Tag Type - click Conversion Linker - terdapat 3 opsi check box antara lain : ☑ Enable linking on all page URLs,  ☑ Enable linking across domains,  ☑ Override cookie settings (advanced). 
  • Untuk konfigurasi Conversion Linker basic sebaiknya hanya Check pada opsi pertama Enable linking on all page URLs click Save.
  • Muncul form notifikasi No Triggers Selected, click tombol Add Trigger
  • kemudian akan muncul Choose Trigger, pilih dan click All Pages. dan Save. 
  • Selanjutnya click tombol Submit untuk mempublikasikan GTM Tag milik anda. 
  • Buku Google Search Console | untuk memverifikasi Google Tag Manager pada mesin pencari google.
  • Google Search Console - Settings - click Ownership verification -  click Goole Tag Manager dan click Verify.
  • Jreng!.... Google Tag Manager terverifikasi otomatis ditandai dengan green checked.
Dengan demikian akan terdapat 5 verifikasi Google Search Console yang telah terhubung baik dengan web/blog kita. Berikut adalah contoh gambar hasil akhir verifikasi untuk blog https://teemates.blogspot.com/  yang saya gunakan untuk pengujian SEO dengan menfaatkan beberapa produk/tools dari google.

SearchConsole
 
Tools pengujian dari google selanjutnya yang akan kita bahas adalah Google Mobile Friendly Test, yang Insya Allah akan saya bahas pada kesempatan berikutnya.

Demikian, Semoga Tips ini dapat memberi gambaran bagi pembaca dalam proses improvisasi blog dan pengetahuan.

Best Regards

Write by Khaerudin Noer - Annoer Komputer Owner.